Mata Mata
Hmmm .... macamana mau start .....
ye laaa ... apasal jee tiba2 nak tulis blog .... rasanya macam takde pekdah je .... tapi mungkin ianya memberikan faedah untuk orang lain (tapi yang penting diri sendiri :? ) . teringat pula kata supervisor fakir minggu lepas,
"biarkan apa yang berlalu terus berlalu, kita perlu melakukan sesuatu yang menguntungkan diri sendiri, orang lain? mereka mempunyai penilaian berbeza atas apa yang kita lakukan , ada yang menyokong dan tak kurang juga yang menentang, itulah adat dunia" yang pentingnya ... ukur baju dibadan sendiri..
Ini bergantung kepada mata yang melihat ??? dan hati yang mentafsir... tapi apa apapun hati mesti baik beb !
“Niat saleh” adalah kecenderungan dan keinginan hati untuk berbuat baik. Suara hati merupakan sumber dan penyebab pertama timbulnya niat. Niat adalah ruhnya amal, seperti ruh bagi jasad, dan hujan bagi bumi. Barang siapa yang niat dan tujuannya untuk Allah dan Rasul-Nya, maka ia memiliki niat yang saleh. Karena itulah Habib Ahmad bin zain RA berkata, “carilah selalu niat-niat saleh”. Niat ada yang saleh dan ada yang buruk. Dalam suatu amal kadang kala dapat diperoleh niat yang banyak.
ketahuilah, sesungguhnya itu hanyalah bisikan hati, bukan niat.Saat melaksanakan atau meninggalkan suatu amal harus disertai dengan niat yang baik, karena meninggalkan suatu amal adalah amal juga. Olehkarena itu, jangan sampai hawa nafsu yang tersembunyi menjadi penggerak suatu amal. Karena alasan inilah beberapa sufi urung melaksanakan suatuketaatan, karena gagal menetapkan niat yang baik.Niat adalah fath dari Allah yang pada dasarnya tidak bisa diusahakan.
Niat yang baik ini oleh Allah Ta’ala dianugerahkan kepada orang-orang yang berhati suci, memiliki ilmu yang luas dan selalu disibukkan dengan ajaran Allah, bukan orang-orang seperti kita. Kita ini tidak mudah untuk berniat baik walaupun dalam melaksanakan yang wajib, kecuali setelah berusaha dengan susah payah.
(Habib Ahmad bin Zein Al-Habsyi, Syarhul ‘Ainiyyah, Wasiat dan Nasihat, Putera Riyadi)
